Coretanku

Just another Blog

Apa D3 bisa langsung lanjut ke S1

Di sebuah Milist, Saya baca pertanyaan tentang studi Lanjut bagi D3 ke S1, apa landasan hukumnya, pertanyaan di milist tersebut aslinya sebagai berikut:

    1. Apakah Mhs yang telah lulus Diploma-III boleh langsung melanjutkan ke Jenjang S-1 ?
    2. Bagaimanakah STATUS Mhs Diploma-III yang melanjut ke jenjang S-1, Apakah dianggap Mhs Transfer Reguler atau Mahasiswa Ekstensi ?

Tanggapan yang diberikan oleh Ibu Fitri yang cukup paham masalah aturan pendidikan sbb:

1) Kalo jawab boleh mana landasan hukumnya? (TAK ADA DONK) kalo jawab tak boleh kenapa program lintas jalur/ekstensi sudah bertahun-tahun ditawarkan dan dilaksanakan beberapa PTN/PTS ( Fak UI malah klaim PE-FEUInya sudah ada program ini sejak tahun 1956) tak pernah ada tindakan bahkan sekalipun teguran keras dari Dikti. Yang jelas materi kuliah dari program pendidikan akademik dan vokasi/profesional sama sekali berbeda karena dirancang untuk tujuan dan sasaran yang berbeda.

NOTE : Ternyata memang tidak ada landasan hukumnya, karena program vokasional (D3-D4) itu berbeda dengan program akademik (S1), jadi boleh tidaknya tergantung Universitas penyelenggara Ekstensi atau Alih Jalur

2) Kalau diterima sebagai mahasiswa pindahan program regular ya berstatus transfer reguler, kalo diterima di program lintas jalur/ekstensi ya berstatus mahasiswa Lintas Jalur atau Ekstensi namun ijazah yang diterbitkan PT untuk mhs program regular dan ekstensi sama 100%.

NOte: yang ini cukup jelas

Bagaimana sih beda pendidikan akademik dan profesi:
menurut Ibu Nurfitri sbb:

    Pendidikan akademik adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian dan diselenggarakan oleh sekolah tinggi, institut, dan universitas. Jadi hasilnya merupakan lulusan yang memiliki kemampuan akademik yang sanggup memperkaya dan mengembangkan khasanah ilmu pengetahuan.
    Pendidikan profesional adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian tertentu dan diselenggarakan oleh akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas. Hasilnya merupakan lulusan yang memiliki kemampuan profesional yang sanggup menerapkan dan mengembangkan suatu ketrampilan dan pengetahuan.

    Dalam peraturan Dikti (sk 232) sudah jelas menguraikan perbedaan antara kedua macam program pendidikan, sudah ada ketentuan yang mengatur sekian semester sekian sks terhitung mulai dari sekolah menengah. Kalaupun dipaksakan, itupun hanya bisa dianggap sebagai mahasiswa pindahan (bukan lanjutan) dengan sks konversi (yang harus diselesaikan mhs ybs adalah sks minimal program S1 dipotong nilai konversi yang diterima). Bukan seperti program lintas jalur/ekstensi yang ditawarkan berbagai PT saat ini, yang sudah ditentukan terlebih dahulu sks di programnya (berkisar 70an-80an sks untuk 4 semester), mahasiswa lanjutan diberi kemudahan konvers sks D3nya sehingga mereka bisa selesai kurang dari 4 semester dengan sks program ekstensi (70-80an) dipotong sks yang dikonvers.

    Di lapangan banyak kita temukan program LINTAS JALUR/EKSTENSI/ALIH JENJANG, mirip kasus program kls sabtu-minggu dan kelas jauh, larang ya larang dijalan terus. Mungkin pembukaan program ini lebih bertujuan untuk mencari dana maklum subsidi dari pemerintah semakin kurang. Selain SPP lebih tinggi dari program regular ( berkisar 3-12 jt persemester), SPI (sumbangan pengembangan institusi) mencapai 10-15jt dan peminatpun cukup banyak. Sangat diminati para karyawan/staff yang ingin melanjutkan ke jenjeng lebih tinggi (maka banyak yang tawarkan kelas sore atau kls sabtu-minggu). Perhatikan Program Ekstensi UI (yang saya fwd di bawah ini) jatah yang tersedia 1500 kursi yang mendaftar 4000 orang. Jempol untuk UGM yang sejak tahun lalu sudah tutup program ekstensinya. ITB masih cukup baik karena alih jenjangnya dari D3 ke D4 masih sejalur. Ya apa mau dikata, idealisme menuntut kita cerdaskan anak bangsa namun dalam realitas keterbatasan dana membuat sebagian PT sering harus kesampingkan idealismenya.

Note: Perlu untuk dibuka jenjang D4 untuk menjadi jalur terusan dari D3, kalau bisa sampai ke Mas ter dan mungkin Doktor Vokasional seperti di Jerman (di Jerman Vokasi sampai Master)

Di bawah ini ada beberapa contoh program Lintas Jalur, Ekstensi dan Alih Jenjang
Program Lintas Jalur ITS
http://lj.its.ac.id/ (di menu vertikal sebelah kiri tertera persyaratan, biaya dll)
http://www.ee.its.ac.id/lang-in/agenda-lainnya-/357-pendaftaran-s1-lintas-jalur-21-juni-2010

Program Ekstensi UI
http://www.ui.ac.id/download/biaya-pendidikan/sarjana-ekstensi.pdf

http://www.fe.ui.ac.id/index.php/akademik/program-sarjana/program-s1-ekstensi

Daya Tampung Terbatas, UI Pararelkan Kelas Ekstensi

Program Ekstensi UNDIP-Departemen Kesehatan (bahkan depkes juga mendukung program lintas jalur walaupun tak ada payung hukumnya)
http://www.undip.ac.id/download/Leaflet%20LJ%20Fisika%202009.pdf
>>>

UGM tutup alih jalur D3 ke S1
http://edukasi.kompas.com/read/2009/06/14/11164786/UGM.Tutup.Alih.Jalur.D-3.ke.S-1
..Mahasiswa.Kecewa
Dampak penutupan program ekstensi atau program swadaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menutup alih jalur dari program D-3 ke sarjana (S-1). Sekitar 3.000 mahasiswa D-3 yang ingin melanjutkan ke sarjana disarankan mendaftar ke perguruan tinggi lain…cut…
Menurut Direktur Akademik dan Administrasi (DAA) UGM Yogyakarta Budi Prasetyo Widyobrato , semua program diploma UGM pada akhirnya akan digabungkan dalam sekolah vokasi yang mulai membuka pendaftaran pada awal Juni ini. Sekolah vokasi adalah lembaga pendidikan diploma meliputi jenjang D-1, D-2, D-3, dan D-4.
Budi mengatakan, jenjang pendidikan di sekolah vokasi ini bersifat terminal atau tidak dapat dilanjutkan ke jenjang sarjana mengingat materinya berbeda. ”Karena untuk menghasilkan tenaga terampil, di sekolah vokasi materi praktik lebih banyak daripada teori, kebalikan dari jenjang sarjana,” terang Budi.

Program alih jenjang ITB-SEAMOLEC
http://www.seamolec.org/news.php?id=128

[akhir tulisan Ibu Fitri]

=====
Tanggapan dari Pak Wartono, Pelopor Program Epsbed:

Alih jenjang dari D3 ke S1, diperlakukan sebagai mahasiswa pindahan.
Bisa sama atau tidak program studinya yang penting memenui ketentuan
tentang konversi matakuliah yang ditetapkan oleh P.T. masing-masing pada peraturan akademiknya dan didasari pada kaidah akademik dalam konteks good practice.
Dengan demikian, TIDAK SEMUA sks yang telah diperoleh di D-3 bisa
diakui/dikonversi, tetapi hanya SEBAGIAN saja.
Untuk mengkonversi matakuliah yang HARUS dibandingkan adalah SILABUS
matakuliah tersebut dan BUKAN NAMA matakuliah.
Kurikulum D-3 jelas sangat berbeda dengan S-1, istilah keren-nya kedua jalur tersebut berbeda kompetensinya, oleh karena JELAS bahwa konversi harus berdasarkan pada silabus.
Apabila kita (sebagai contoh) mengacu pada kelompok matakuliah masa lalu yang terbagi atas MKU, MKDK, MKK maka hanya MKU dan sebagian kecil MKDK dari D-3 yang bisa diakui.
MKK jelas tidak bisa dikonversi karena silabinya akan sangat berbeda,
apalagi MKK biasanya merupakan ciri khas program studi dari P.T.
tersebut, istilah keren jaman sekarang adalah ciri khas kompetensinya.
Nah, apabila semua P.T. melaksanakan good practice dalam melakukan
konversi dari D-3 ke S-1, maka hanya sedikit sks yang bisa diakui yang akhirnya akan membuat para calon pindahan mengundurkan diri.
Di sini baru timbul masalah karena UUD yang akhirnya dominan. P.T.
merasa sayang melepas potensi pendapatan dari mahasiswa pindahan
sehingga akhirnya “memperlunak” persyaratan konversi.
Jadi dalam hal ini bukan sistemnya tetapi UUD-lah yang membuat
terjadinya penyimpangan.
Bahkan ada P.T. yang jelas-jelas dalam peraturan akademiknya menetapkan “tidak menerima mahasiswa pindahan dari jalur vokasi”.


473 Responses to “Apa D3 bisa langsung lanjut ke S1”

  1. Ayu Adelia says:

    Kak, saya mau tanya, kalau D3 keuangan dan perbankan nnti transfer s1 nya bisa apa aja ya? Terimakasih

    ke S1nya bisa ke S1 akuntansi, administrasi niaga, manajemen, dst

  2. Roni says:

    Maaf ni min, kalo lulusan d3 lanjut s1 keperawatan yang murah di mana ya?😊

    Yang murah biasanya di PTS kecil, coba dicari PTS disekitar rumah

  3. consin says:

    apa bisa jalur ekstensi dari d3 keperawatan ke d4/s1 k3 ? univ mana juga pak ?

    Bisa nggak nya tergantung panitia penerimaan atau kebijakan pimpinan di Universitas penerima, Uiversitas yang mebuka K3 itu ada UNS, Univ. Balikpapan, Poltek perkapalan Surabaya, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binawan (semuanya D4)

  4. Diva says:

    Saya dari D3 agribisnis mau bertanya? Kalau misal saya transfer ke s1 manajemen apalah bisa? Lalu dalam dunia pekerjaan, apakah diakui lulusan s1 manajemen saya karena d3 saya di agribisnis?

    lebih tepat ke S1/D4 manajemen agribisnis, tapi ke manajemen ya seharusnya bisa. Untuk pekerjaan, yang diakui itu keahlianmu/pengalaman kerjamu bukan ijasahmu, maka harus punya minimal satu keahlian

  5. Neni O says:

    Min mau tanya kalo lulusan d3 fisioterapi nanti mau lanjut s1/d4 tetap harus ambil fisioterapi? Atau bisa yang lain? Kalo bisa yang lain apa ya? Dan univ mana?

    kalau ada D4/S1 nya tentunya bisa, tapi kalau nggak ada ya ambil yang sejenis, saya kurang tahu kurikulum fisioterapi, dilihat saja ke bidang mana yg nyambung

  6. Citra says:

    Kalo D3 administrasi perkantoran public relation / administrasi perkantoran business english , lanjut S1 jurusan apa ya?

    bisa lanju ke S1 administrasi negara atau administrasi niaga, bisa juga ke S1 Komunikasi atau S1 manajemen

  7. rais says:

    min klo d3 teknik listrik ke ekstensi sistem informasi bisa gk min??

    Seharusnya bisa

  8. marco says:

    Permisi, saya mau tanya, sekarang saya mahasiswa D3 di salah satu universitas di Semarang, kalau saya mau lanjut S1 di UGM bisa tidak? Soalnya beda Universitas. Terimakasih sebelumnya

    Nggak bisa Mas, UGM sudah menutup program ekstensi/alih jalur nya

  9. Vita says:

    Min mau tanya. Sya lulusan d3 perawat.mau lanjut s1 psikologi bisa? Berapa th? Atau harus ngulang dari smt 1-8? Makasih

    itu bidangnya agak jauh ya, jadi mungkin harus ngulang banyak, kalau D4/S1 perawat ke S2 psikologi mungkin masih agak nyambung.

  10. Nurul says:

    Assalamualaikum . Saya mau nanya . Saya tahun ini lulus d3 akuntansi universitas brawijaya. Saya ingin lanjut s1 . PTN manakah yg buka jalur ekstensi ??

    biasanya di PTS Mbak, coba hubungi PTS di sekitar, lulusan D3 UGM juga banyak yg lanjut S1 di PTS di Jogja

  11. Hanissya putri says:

    Kak, saya mau tanya, kalau lulusan d3 analisis kimia bisa ngelanjutin ke bidang apa aja ya kak? Selain itu, kira-kira di univ mana ya kak? Terima kasih

    analis kimia ya bisa ke S1/D4 Kimia,teknik kimia, teknik/ilmu lingkungan, cuma Universitasnya mana itu yang saya sudah tidak tahu, karna sudah banyak yang tutup, tanya langsung saja ke PTS

  12. Bika says:

    Assalamualaikum min,mau bertanya saya mahasiswi d3 kebidanan ,apakah bisa lanjut ke s1 keperawatan??

    sebaiknya sebidang ke D4 kebidanan, kalau beda bidang itu bisa saja, namun tergantung pengelola prodi nya

  13. Yayu rahayu says:

    Assalamualaikum ka saya mau tanya saya lululsan D3 jika ingin melanjutkan s1 terus pindah jurusan ke teknik komputr bisa ga ya

    tergantung D3nya apa, kalau bidang komputer ya bisa saja, cuma sekarang makin sedikit PT yang membuka ekstensi/alih jalur D3 ke S1

  14. Danan says:

    Kalau d4 to s1 rekam medis ada dimana ya min kalau boleh tau…
    Mohon pencerahan

    D4 ke S1? D4 kan sama dengan S1, D4 itu S1 terapan. yang ada itu D3 ke D4 atau D3 ke S1. Untuk rekam medis adanya D4. di UGM akan ada D4 rekam medis, namun dari SMA bukan D3

  15. Don says:

    Saya mau tanya apakah kita yang alih jenjang dari D3 perpajakan ke S1 akuntansi.nanti gelar D3-Nya masih ada atau di hilangkan gelar D3 itu.

    Gelar boleh dipakai semua boleh juga dipakai satu, boleh juga tidak dipakai semua. Gelar hanya untuk status sosial, kalau untuk kerja yang diperlukan keahlian dan ijasahnya sebagai bukti tertulis kalau pernah belajar keahlian tertentu

  16. Izha says:

    Saya mau nanya.. Kalo dari d3 kesehatan seperti bidan / perawat bisa tidak ya melanjutkan s1 farmasi.. Terimakasih

    bidangnya sepertinya agak jauh, jadi sulit karna seperti mengambil baru

  17. Izha says:

    Saya mau nanya kalo dari d3 kesehatan misal dari perawat / bidan kemungkinan gak boleh melanjutkan ke s1 farmasi.. Terima kasih

    Boleh apa enggaknya itu tergantung pengelola, namun biasanya kalau agak jauh ya agak susah untuk diterima

  18. Candra says:

    salam,
    Min saya ASN dengan kualifikasi d3 keperawatan. Apakah bisa saya melanjutkan S1 hukum? Karena beban kerja yg saya kerjakan lebih banyak di jalur hukum. Terimakasih

    mungkin bisa ambil S1 Hukum Univ. Terbuka, kalau dari D3 Keperawatan ke S1 Hukum kayaknya jauh ya, beda kalau dari D4/S1 Keperawatan ke S2 Hukum, bisa ambil topik thesis yang nyrempet2 hukum

  19. Misbakhul says:

    Misal dari d3 manajemen informatika ke S1 manajemen butuh waktu berapa semester?, Terimakasih

    rata-rata tiga-empat semester, tapi lebih juga bisa, tergantung individu

  20. Eliza Tyas says:

    Banyak memang pertanyaan seperti ini, trimakasih artikelnya

  21. Rizal says:

    Assalamu’alaikum
    Saya mau bertanya, saya lulusan D3 perawat di salah satu perguruan tinggi swasta, saya ingin melanjutkan S1 Dan NERS di universitas negri kira2 di mana ya

    Sekarang sedikit PTN yang masih menyelenggarakan Alih Jalur, bisa dicoba di UI, atau ke PTN luar jawa, lebih besar peluangnya di Swasta

  22. Aulia says:

    Assalamualaikum, saya jurusan D3 elektro, apa bisa lanjut ke s1 teknik informatika?

    Bisa, Informatika dan Elektro beririsan cukup besar

  23. Cici says:

    Kak saya mau tanya, kalo lulusan D3 konsentrasi dkv bisa lanjut kemana kak ? Minta saran Yang ada beasiswa nya kak terimakasih

    Mungkin bisa ke S1 Komunikasi, Media Rekam FSRD ISI

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>