SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Apa D3 bisa langsung lanjut ke S1
March 27th, 2011 by tatok

Di sebuah Milist, Saya baca pertanyaan tentang studi Lanjut bagi D3 ke S1, apa landasan hukumnya, pertanyaan di milist tersebut aslinya sebagai berikut:

    1. Apakah Mhs yang telah lulus Diploma-III boleh langsung melanjutkan ke Jenjang S-1 ?
    2. Bagaimanakah STATUS Mhs Diploma-III yang melanjut ke jenjang S-1, Apakah dianggap Mhs Transfer Reguler atau Mahasiswa Ekstensi ?

Tanggapan yang diberikan oleh Ibu Fitri yang cukup paham masalah aturan pendidikan sbb:

1) Kalo jawab boleh mana landasan hukumnya? (TAK ADA DONK) kalo jawab tak boleh kenapa program lintas jalur/ekstensi sudah bertahun-tahun ditawarkan dan dilaksanakan beberapa PTN/PTS ( Fak UI malah klaim PE-FEUInya sudah ada program ini sejak tahun 1956) tak pernah ada tindakan bahkan sekalipun teguran keras dari Dikti. Yang jelas materi kuliah dari program pendidikan akademik dan vokasi/profesional sama sekali berbeda karena dirancang untuk tujuan dan sasaran yang berbeda.

NOTE : Ternyata memang tidak ada landasan hukumnya, karena program vokasional (D3-D4) itu berbeda dengan program akademik (S1), jadi boleh tidaknya tergantung Universitas penyelenggara Ekstensi atau Alih Jalur

2) Kalau diterima sebagai mahasiswa pindahan program regular ya berstatus transfer reguler, kalo diterima di program lintas jalur/ekstensi ya berstatus mahasiswa Lintas Jalur atau Ekstensi namun ijazah yang diterbitkan PT untuk mhs program regular dan ekstensi sama 100%.

NOte: yang ini cukup jelas

Bagaimana sih beda pendidikan akademik dan profesi:
menurut Ibu Nurfitri sbb:

    Pendidikan akademik adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian dan diselenggarakan oleh sekolah tinggi, institut, dan universitas. Jadi hasilnya merupakan lulusan yang memiliki kemampuan akademik yang sanggup memperkaya dan mengembangkan khasanah ilmu pengetahuan.
    Pendidikan profesional adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian tertentu dan diselenggarakan oleh akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas. Hasilnya merupakan lulusan yang memiliki kemampuan profesional yang sanggup menerapkan dan mengembangkan suatu ketrampilan dan pengetahuan.

    Dalam peraturan Dikti (sk 232) sudah jelas menguraikan perbedaan antara kedua macam program pendidikan, sudah ada ketentuan yang mengatur sekian semester sekian sks terhitung mulai dari sekolah menengah. Kalaupun dipaksakan, itupun hanya bisa dianggap sebagai mahasiswa pindahan (bukan lanjutan) dengan sks konversi (yang harus diselesaikan mhs ybs adalah sks minimal program S1 dipotong nilai konversi yang diterima). Bukan seperti program lintas jalur/ekstensi yang ditawarkan berbagai PT saat ini, yang sudah ditentukan terlebih dahulu sks di programnya (berkisar 70an-80an sks untuk 4 semester), mahasiswa lanjutan diberi kemudahan konvers sks D3nya sehingga mereka bisa selesai kurang dari 4 semester dengan sks program ekstensi (70-80an) dipotong sks yang dikonvers.

    Di lapangan banyak kita temukan program LINTAS JALUR/EKSTENSI/ALIH JENJANG, mirip kasus program kls sabtu-minggu dan kelas jauh, larang ya larang dijalan terus. Mungkin pembukaan program ini lebih bertujuan untuk mencari dana maklum subsidi dari pemerintah semakin kurang. Selain SPP lebih tinggi dari program regular ( berkisar 3-12 jt persemester), SPI (sumbangan pengembangan institusi) mencapai 10-15jt dan peminatpun cukup banyak. Sangat diminati para karyawan/staff yang ingin melanjutkan ke jenjeng lebih tinggi (maka banyak yang tawarkan kelas sore atau kls sabtu-minggu). Perhatikan Program Ekstensi UI (yang saya fwd di bawah ini) jatah yang tersedia 1500 kursi yang mendaftar 4000 orang. Jempol untuk UGM yang sejak tahun lalu sudah tutup program ekstensinya. ITB masih cukup baik karena alih jenjangnya dari D3 ke D4 masih sejalur. Ya apa mau dikata, idealisme menuntut kita cerdaskan anak bangsa namun dalam realitas keterbatasan dana membuat sebagian PT sering harus kesampingkan idealismenya.

Note: Perlu untuk dibuka jenjang D4 untuk menjadi jalur terusan dari D3, kalau bisa sampai ke Mas ter dan mungkin Doktor Vokasional seperti di Jerman (di Jerman Vokasi sampai Master)

Di bawah ini ada beberapa contoh program Lintas Jalur, Ekstensi dan Alih Jenjang
Program Lintas Jalur ITS
http://lj.its.ac.id/ (di menu vertikal sebelah kiri tertera persyaratan, biaya dll)
http://www.ee.its.ac.id/lang-in/agenda-lainnya-/357-pendaftaran-s1-lintas-jalur-21-juni-2010

Program Ekstensi UI
http://www.ui.ac.id/download/biaya-pendidikan/sarjana-ekstensi.pdf

http://www.fe.ui.ac.id/index.php/akademik/program-sarjana/program-s1-ekstensi

Daya Tampung Terbatas, UI Pararelkan Kelas Ekstensi

Program Ekstensi UNDIP-Departemen Kesehatan (bahkan depkes juga mendukung program lintas jalur walaupun tak ada payung hukumnya)
http://www.undip.ac.id/download/Leaflet%20LJ%20Fisika%202009.pdf
>>>

UGM tutup alih jalur D3 ke S1
http://edukasi.kompas.com/read/2009/06/14/11164786/UGM.Tutup.Alih.Jalur.D-3.ke.S-1
..Mahasiswa.Kecewa
Dampak penutupan program ekstensi atau program swadaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menutup alih jalur dari program D-3 ke sarjana (S-1). Sekitar 3.000 mahasiswa D-3 yang ingin melanjutkan ke sarjana disarankan mendaftar ke perguruan tinggi lain…cut…
Menurut Direktur Akademik dan Administrasi (DAA) UGM Yogyakarta Budi Prasetyo Widyobrato , semua program diploma UGM pada akhirnya akan digabungkan dalam sekolah vokasi yang mulai membuka pendaftaran pada awal Juni ini. Sekolah vokasi adalah lembaga pendidikan diploma meliputi jenjang D-1, D-2, D-3, dan D-4.
Budi mengatakan, jenjang pendidikan di sekolah vokasi ini bersifat terminal atau tidak dapat dilanjutkan ke jenjang sarjana mengingat materinya berbeda. ”Karena untuk menghasilkan tenaga terampil, di sekolah vokasi materi praktik lebih banyak daripada teori, kebalikan dari jenjang sarjana,” terang Budi.

Program alih jenjang ITB-SEAMOLEC
http://www.seamolec.org/news.php?id=128

[akhir tulisan Ibu Fitri]

=====
Tanggapan dari Pak Wartono, Pelopor Program Epsbed:

Alih jenjang dari D3 ke S1, diperlakukan sebagai mahasiswa pindahan.
Bisa sama atau tidak program studinya yang penting memenui ketentuan
tentang konversi matakuliah yang ditetapkan oleh P.T. masing-masing pada peraturan akademiknya dan didasari pada kaidah akademik dalam konteks good practice.
Dengan demikian, TIDAK SEMUA sks yang telah diperoleh di D-3 bisa
diakui/dikonversi, tetapi hanya SEBAGIAN saja.
Untuk mengkonversi matakuliah yang HARUS dibandingkan adalah SILABUS
matakuliah tersebut dan BUKAN NAMA matakuliah.
Kurikulum D-3 jelas sangat berbeda dengan S-1, istilah keren-nya kedua jalur tersebut berbeda kompetensinya, oleh karena JELAS bahwa konversi harus berdasarkan pada silabus.
Apabila kita (sebagai contoh) mengacu pada kelompok matakuliah masa lalu yang terbagi atas MKU, MKDK, MKK maka hanya MKU dan sebagian kecil MKDK dari D-3 yang bisa diakui.
MKK jelas tidak bisa dikonversi karena silabinya akan sangat berbeda,
apalagi MKK biasanya merupakan ciri khas program studi dari P.T.
tersebut, istilah keren jaman sekarang adalah ciri khas kompetensinya.
Nah, apabila semua P.T. melaksanakan good practice dalam melakukan
konversi dari D-3 ke S-1, maka hanya sedikit sks yang bisa diakui yang akhirnya akan membuat para calon pindahan mengundurkan diri.
Di sini baru timbul masalah karena UUD yang akhirnya dominan. P.T.
merasa sayang melepas potensi pendapatan dari mahasiswa pindahan
sehingga akhirnya “memperlunak” persyaratan konversi.
Jadi dalam hal ini bukan sistemnya tetapi UUD-lah yang membuat
terjadinya penyimpangan.
Bahkan ada P.T. yang jelas-jelas dalam peraturan akademiknya menetapkan “tidak menerima mahasiswa pindahan dari jalur vokasi”.



373 Responses  
  • KIKI APNITA SARI writes:
    August 17th, 20165:13 amat

    apakah ada beasiswa untuk jalur ekstensi d3 ke s1 kebidanan ?
    dan semisal melanjutkan s1 ke LN apakah harus ada surat rekomendasi dari dosen ?

    Kalau jalur ekstensi jarang ada beasiswa, kebanyakan beasiswa dari tempat bekerja, pemda, Depkes. Kalau lanjut ke LN, biasanya memang diminta rekomendasi dari dosen di tempat asal

  • KIKI APNITA SARI writes:
    August 17th, 20165:18 amat

    untuk cari orang yang bisa merekomendasikan ke univ di LN gimana caranya ya ?

    Caranya harus aktif cari kenalan dulu lewat media sosial, atau bisa lewat email atau ketemu di suatu acara

  • Karlina writes:
    August 20th, 20166:35 pmat

    Assalamualaikum kak, saya mahasiswa d3 pajak, saat ini sudah mau jalan semester 3, setelah lulus apakan saya bisa lanjut S1 dan sebaiknya saya lanjut S1 bagian apa ya kak

    Mestinya bisa, sebaiknya lanjut ke S1 perpajakan, ada di UNIBRAW, aau ke STPI Jl. Matraman Raya, di Akuntansi pajak atau manajemen pajak (http://stpi-pajak.ac.id/), atau bisa juga ke STIAMI-Jl. Pangkalan Asem raya No. 55 Cempaka putih, jak-pus
    telp. 4213380

  • Evi Seprimanita writes:
    August 22nd, 20161:30 pmat

    Min mau nanya saya D3 Farmasi mau lanjut S1 farmasi daerah Jakarta dimana ya min..mksih ☺

    coba ke UI (http://penerimaan.ui.ac.id/en/period/requirement/361 ), atau PTS-PTS di Jakarta

  • Tri hananto writes:
    August 23rd, 201612:16 amat

    Assalamuallaikum mau tny … Kalau D3 analis kesehatan bisa g ambil alih profesi SKM di ugm? Trimakasih

    tidak bisa, karna UGM tidak membuka ekstensi/alih jalur Mbak

  • Rahma writes:
    August 24th, 20168:15 pmat

    Saya mahasiswa D3 teknik aeronautika, jika sudah lulus ingin melanjutkan ke s1 manajemen apakah bisa?

    bisa saja, kalau pihak universitas mengijinkan, dulu kawan di UI dari Fisika bisa lanjut ke S1 manajemen, di UGM dulu dari Elektronika Instrumentasi bisa lanjut ke S1 Teknik & Manajemen Industri

  • Faruq Sandi writes:
    August 25th, 201612:32 amat

    Assalamualaikum,
    Wah, posting ini membahas sesuatu yang bagus.
    Saya sendiri adalah lulusan D3 teknik komputer. Jadi, saya juga ngerasain dong rasanya jadi mahasiswa hanya “D3” politeknik saat dibandingkan dengan mahasiswa S1.
    Sekarang saya mengambil program alih jenis/ ekstensi di IPB, walaupun menurut saya pilihan ini kurang tepat mengingat Diploma dan Strata itu berbeda jalur. Tetapi apa daya, keterbatasan PTN/PTS yang menerima lanjutan D3 ke D4 menurut saya minim sekali. Itupun terkadang tidak dalam prodi yang sama. Padahal antusias untuk melanjutkan pendidikan diatas D3 sangat tinggi. Sehingga banyak teman2 yang merasa buntu saat menerima ijazah D3.
    Apalagi kuota untuk alih jenjang ke S1 atau lanjut jenjang ke D4 terlampau sedikit.
    Kadang saya merasa “zonk” karena ambil pendidikan D3. Tapi mungkin ini ada hikmahnya, agar saya lebih lama belajar… nanananana…..

  • Alya writes:
    August 25th, 20161:27 amat

    Saya ingin bertanya, apabila saya ingin melanjutkan ke S1 dari lulusan D3 tata boga, jurusan apa yg bisa saya masuki? Apakah pariwisata, manajemen atau apa? Terimakasih

    lebih cocok ke S1 pendidikan tataboga

  • Amir Wira Yudha writes:
    August 25th, 20167:35 amat

    Assalamualaikum wr.wb…saya sudah (s1)sarjana administrasi negara gelar (S.AP), yang ingin saya tanya :
    1. jika saya mau ngambil lagi ke jurusan S1 administrasi niaga/ bisnis (S.AB) bisakah nilai/mata kuliah di ijazah s1 adm. negara dikonversi ke mata kuliah s1 adm. niaga/bisnis tanpa harus saya mengulang lagi perkuliahan dari semester 1?
    2. nilai/mata kuliah di s1 adm. negara jika saya kuliah mengambil jurusan manajemen (s1) bisa dikonversi gk tanpa harus sy kuliah lagi dari semester 1? terimaksasih

    Bisa, kalau Universitas baru nya mempunyai kebijakan konversi, biasanya konversi itu untuk mahasiswa pindahan bukan yg daftar baru dari awal. namun dulu beberapa teman masih bisa konversi nilai, semua tergantung kebijakan pimpinan universitas/PT

  • meidahlia writes:
    August 25th, 201610:42 pmat

    assalamualaikum. saya lulusan d3 teknik gigi mau lanjut ke s1 kesehatan masyarakat, pts mana yg buka untuk ekstensi/alih program/kelas karyawan. terima kasih

    PTS yang buka keihatannya banyak, coba langsung hubungi bagian penerimaan, kadang tidak diumumkan terbuka

  • iif writes:
    August 27th, 20161:08 amat

    saya mau nanya,kalau D3 gizi bisa nerusin kemana yah kalau lulusan tahun 2017 nanti?

    bisa ke D4 Gizi atau S1 Gizi/Teknologi Pangan

  • Apriliana Syafitri writes:
    August 28th, 20169:43 pmat

    Kak saya mau tanya…jika lulus dari D3 Farmasi bisakah lanjut ke D4 analis kesehatan?

    D3 Farmasi sebaiknya ke S1 Farmasi terus ke Apoteker. Kalau analis kesehatan itu dari D3 Analis kesehatan, jadi sepertinya agak berat kalau dari D3 Farmasi

  • gagan writes:
    August 30th, 201612:18 amat

    Mohon maaf mau tanya
    Saya lulusan d3 keperawatan,,menurut admin dimana ada program ransfer untuk d4

    Banyak PTS /STIKES yang masih membuka alih jalur D3 ke S1, kalau PTN mungkin bisa dicoba ke UI

  • fadila candra writes:
    September 6th, 20168:11 pmat

    Ka, kalo udah ambil d3 terus mau lanjutin s1 (alias transfer) apa kita ngulang pendidikan 4thn sesuai progam study s1 ?? Mohon pencerahannya

    kalau masuknya ke ekstensi maka tinggal nambah sekitar 30 SKS, namun kalau alih jalur, biasanya ada dilihat dulu berapa SKS yang diakui, kemudian nambah supaya jadi 144 SKS (syarat sarjana). namun tidak sampai 4 tahun, biasanya 1,5-2 tahun saja

  • Kiki writes:
    September 7th, 20169:35 amat

    Hai Min, terima kasih ats blognya yg sangat bermanfaat. Sy mohon bantuan ada beberapa pertanyaan.

    1. Saya lulusan D3 BSI jurusan Komputer Akuntansi. Sy berniat meneruskan ke jenjang S1 di Univ Nusa Mandiri (group BSI juga), namun sy agak bingung karena lulusan D3 Komputer Akuntansi hanya diberi pilihan untuk meneruskan ke program study SISTEM INFORMASI, dengan peminatan Bussiness Programming atau Web Programming. Yang mau sy tanyakan menurut mimin sebaiknya sy ambil peminatan yg mana ya? agar tidak jauh melenceng

    lebih dekat ke bussiness programming

    2. setelah lulus S1 dari Nusa Mandiri sy berniat untuk meneruskan jenjang S2 di universitas lain, apakah memungkinkan apabila sy ambil misalnya S2 Marketing Bussiness seperti itu di PTN maupun di PTS laiinya? sy berniat tadinya mau ambil di UI / Trisakti / Atmajaya

    semoga mimin berkenan menjawab pertanyaan sy, terima kasih banyak

    Tentu saja mungkin, S2 syaratnya biasanya lulus tes masuk S2 dan atau IPKnya tidak di bawah minimum yg disyaratkan

  • rita writes:
    September 8th, 201612:41 amat

    Min, Saya dari d3 farmasi kalau lanjut s1 farmasi Perguruan tinggi mana yang menerima ekstensi?

    coba ke PTS terdekat di kotamu, harus tanya langsung

  • Indah writes:
    September 10th, 20167:22 amat

    Blognya kayanya udh lama, tapi tetep mau coba nanya deh siapa tau dibls.
    Mau tanya saya baru mau lulus d3 perhotelan/pariwisata, bisa tidak ya kalau mau lanjut ambil s2 pendidikan? Atau harus ambil s1 dulu? Trus kirakira berapa tahun ya kalau saya lanjut ambil s1/s2?

    Terima kasih 🙂

    kalau dari D3 di Indonesia, harus S1 dulu baru boleh S2. Kependidikan juga bisa, tergantung kebijakan pimpinan Univ. yg dituju. Lamanya S1 ya sekitar 2 tahun, ditambah S2 ya normalnya 2 tahun lagi.

  • bayu ninik wijayanti writes:
    September 14th, 20167:29 amat

    Hallo kak, boleh info perguruan tinggi yang menerima program ekstensi d3 ke s1 komunikasi? Terimakasih

    Coba langsung tanya ke bagian pendaftaran atau cek website univ. yg diminati, , Sekolah tinggi Ilmu Komunikasi ada banyak sekali, kalau komunikasi bisa lanjut juga ke UIN/IAIN di komunikasi dan penyiaran islam, atau ke ISI/STSI di Desain komunikasi Visual

  • mute writes:
    September 16th, 20167:52 amat

    Min , kalau dari d3 akuntansi perpajakan bisa lanjut ke s1 prodi apa ? nyambung gak meneruskan melanjutkan s1 manajemen? dan kalo lulusan dari D3 akuntansi perpajakan itu ke S1 manajemen biasanya nambah berapa tahun?

    kalau bagusnya ya ke akuntansi, atau perpajakan, kalau Manajemen bisa skripsi/spesialisasinya ke Akuntansi Manajemen atau Manajemen keuangan

  • Tesa ayu writes:
    September 16th, 20166:45 pmat

    Maaf yaa min mau nanyak ni, d3 kebidanan mau lanjut ke d4 kebinan tahun 2016 ini masih bisa tidak ? Saya kan di medan rencana mau melanjutkan d4 ke STIKES Helvetia Medan. Menurut Mimin gimana ? Tapi sayan dengar kabar pemerintah udah menutup d4 ya ?

    D4 Kebidanan maupun D4 Bidan Pendidik masih ada kok, S1 Kebidanan juga ada

  • Ginapertiwi writes:
    September 18th, 20164:29 pmat

    PTN atau PTS di bandung mana aja yg menerima dri d3 farmasi lanjut s1 min?

    Kurang tahu kalo farmasi, tapi bisa dicoba langsung menghubungi PTS yang punya jurusan farmasi seperti STTF Bandung, Univ. Al Ghifari Bandung, UNJANI Cimahi

  • Tesa ayu juliana writes:
    September 22nd, 20169:27 pmat

    Menurut Mimin lebih baik d3 kebidanan lanjut d4 atau s1 min ?

    Tergantung mau keahlian apa Gelar apa Karir? Untuk Saat ini, kalau keahlian menurutku bagus D4, kalau Gelar dan karir mungkin bagus S1 karena lebih mudah lanjut ke S2-S3.

  • Muhammad Gunawan writes:
    September 26th, 20163:20 amat

    Saya mahasiswa d3 tehnik mesin ,insya allah lulus di 2017 , saya mau lanjut s1 di jogja, saya bingung unniv mana yg mau saya lanjut, barangkali ibu dan bapak bisa memberikan pencerahan , terimakasih, balasan bisa di email ke : muhammadgun15@gmail.com
    Terimakasih buat admin

    Coba ke PTS yang ada di Jogja seperti STTNAS, IST Akprind, UNPROK, UTY, UII, dst atau ke Pendidikan Teknik Mesin UNY


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa