SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Apa itu Diploma IV (D4) ?
May 7th, 2010 by tatok

Pada beberapa kesempatan, sering saya baca pertanyaan mengenai Diploma IV atau D4. sebagian besar pertanyaannya bisa dikelompokkan menjadi dua: Apa itu D4 dan apa bedanya dengan S1.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus membagi jalur pendidikan menjadi dua, jalur akademis dan jalur profesional.
menurut beberapa referensi, jalur akademis terdiri dari S0-S1-S2-S3 atau Strata 0 (non gelar) – strata 1 (Sarjana) – strata 2 (Master) – strata 3 (Doktor), sedangkan jalur profesional terdiri dari D1 (Diploma satu)-D2(diploma dua)-D3 (diploma tiga)-D4 (diploma empat)-Sp1(spesialis satu)-Sp2(spesialis dua).

Program pendidikan D3 mungkin sudah sering kita dengar tapi D1, D2,D4, sp1 dan sp2 yang mungkin tidak begitu akrab ditelinga masyarakat luas. Bisa dikatakan D1 itu program kuliah satu tahun, D2 dua tahun dan D3 tiga tahun, sedangkan D4 empat tahun. D4 itu setara dengan S1/Sarjana di jalur profesional, sedangkan spesialis satu itu setara dengan Master, sp.2 setara dengan Doktor.

mungkin lebih mudah dicontohkan di bidang kedokteran jalur akademisnya adalah S.Ked (S1), M.Si/MPH (S2), dan Dr (S3), sedang jalur profesionalnya dr/dokter, spesialis 1 (Sp.A/Sp.B/dst) dan speasialis 2 (Sp.A(K)/sp.B(K)/dst). namun di sini sepertinya dokter tidak bisa di samakan dengan D4 tapi mungkin Spesialis 0.

Selanjutnya, apa beda D4 dengan S1?
Dilihat dari jumlah SKS yang harus diambil, D4 dan S1 sama banyaknya, yaitu 144 SKS, tapi kalau dilihat dari kurikulumnya, D4 menitik beratkan pada skill sehingga 60% praktek dan 40% Teori, sebaliknya S1 lbih menekankan pada aspek analitis dengan 40% Praktek dan 60% Teori.

diharapkan lulusan D4 ini akan siap untuk bekerja, sedangkan lulusan S1 diarahkan ke bidang Riset dan disiapkan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi sampai jenjang akademis Doktor.

Menurut wikipedia, program D4 sudah ada pada sekitar 50 persen dari politeknik negri di Indonesia yang berjumlah 26 buah.
Sedangkan untuk Universitas, secara resmi belum ada, namun ITB juga membuka D4 namun dalam bentuk kerjasama dengan lembaga atau instansi.

Menurut kabar, Universitas Gadjah Mada malalui Sekolah Vokasi sedang mengajukan proposal pendirian D4 Teknik Elektronika dan D4 Teknik Informatika. kita doakan semoga segera bediri dan ikut meramaikan pendidikan profesional di Indonesia.

sedangkan Bidang studi yang mebuka program D4 diantaranya adalah

D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektronika Industri
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknologi Informasi / Teknik Informatika
D4 Teknik Komputer
D4 Akuntansi
D4 Statistika

Bagaimanakah prospek D4?
Sementara ini karna masih belum akrabnya dunia Industri dengan D4 maka belum semua kalangan industri maupun calon mahasiswa mengenal D4, malah ada HRD salah satu perusahaan yang belum tahu D4 sehingga dimasukkan ke level D3, namun setelah kami kunjungi, kami beri pengertian apa itu D4. Sehingga PENS sampai menamai robotnya D4=S1 guna mempromosikan D4 dikalangan masyarakat.
namun jangan khawatir, seiring dengan perkembangan waktu, saat ini lulusan D4 yang lebih siap kerja dibanding S1 sudah mulai diperhitungkan oleh dunia industri, lambat laun, kami optimis tidak akan lama lagi, tenaga profesional seperti pada level Engineer akan lebih banyak diambil dari lulusan D4, karna memang D4 lah yang disiapkan untuk langsung bekerja dan dibekali ketrampilan yang lebih daripada S1.

Untuk pegawai negri, alhamdulillah jenjang D4 sudah disamakan dengan S1 sehingga pertama masuk langsung masuk ke Golongan IIIA sebagaimana lulusan S1.

Bagaimana untuk studi lanjut?
lulusan D4 tentu bisa langsung melanjutkan ke jenjang S2 karna setara dengan S1. hanya sebaiknya memang melanjutkan ke jenjang S2 profesional seperti misalnya MM/MBA dan DBA untuk bidang ekonomi.

Artikel Mengenai D4
# Kesetaraan D4 dan S1
# D-4, Program Pendidikan yang Mencetak Lulusan Berkemampuan Teknis dan Manajerial


76 Responses  
  • abnego writes:
    March 9th, 20119:15 pmat

    ya bner tu,, ada HRD yang ga tau bahwa D4 tu ada

    saya adalah mahasiswa D4,,,
    Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan,,,,(STIPAP) Medan

    kebanyakan D4 tu dibawah kmentrian yaaa


    Sepertinya kebanyakan malah di bawah non kementrian Mas, penyelenggara D4 itu politeknik. Saya dengar, saat ini asosiasi politeknik sedang berusaha mengajukan studi lanjutan setelah D4 di polteknik, seperti FH di Jerman (Magister profesional). Kita doakan saja semoga berhasil big grin

  • indiarto writes:
    April 11th, 20115:37 pmat

    mas, mau tanya program alih jalur dari D3 ke S1 maksudnya apa??
    mohon penjelasannya.
    -Thx-


    Alih jalur itu nama lain dari ekstensi Dek, cuma ada bedanya sedikit,
    kalau ekstensi
    - dari D3 semua SKS diterima, kurikulum sudah fix 1-3 semester
    - kuliah sering tidak dicampur dengan S1 reguler, kadang sore/malam
    ALih Jalur:
    - tidak semua SKS diterima, tiap orang tidak sama
    - kuliah digabungkan dengan S1 reguler, biasanya pagi hari

  • SaRi writes:
    May 21st, 20115:49 amat

    kalo ambil D4 trus lanjut ke luar negeri bisa banget donk???
    saya baru lulus SMA. saya pengen masuk ke POLITEKNIK BATAM Teknik Multimedia dan Jaringan (D4).
    tapi ayah sy bilang kalau Poltek hanya mentok sampai D4 dan g bisa lanjut ke S2..

    makanya setelah baca artikel ini, saya rasa pilihan saya sudah sangat JELAS.
    saya print artikel ini agar ayah saya dapat membacanya dan tau pengertian dari D4..

    makasih banyak yah.. Saya jadi lega happy


    Sama-sama,
    sebenarnya sekjolah itu tergantung tujuan atau cita-citanya. Untuk apa tujuan S2 atau S3?
    kalau ingin berprofesi menjadi dosen/peneliti/PNS, itu sangat tepat karena dosen/peneliti membutuhkan Ijasah S2/S3, PNS juga, dengan ijasah S2/S3 bisa naik pangkat.
    tapi kalau ingin bekerja di pabrik/industri, cukup D3/S1.

    jadi kalau ingin menjadi dosen/peneliti, lebih baik ke Universitas, tapi kalau ingin kerja di Industri, politeknik cukup bagus, lebih siap pakai, tapi di Universitas juga bisa.

    saran saya: jangan sekolah untuk status sosial/biar keren/gengsi big grin

    S2 dari D4 tidak harus di luar negri, di ITB atau UGM juga bisa. bila undang-undang pendidikan di syahkan maka di politeknik bisa S2-S3 (Magister Terapan dan Doktor Terapan).

  • cinut writes:
    May 22nd, 20117:02 pmat

    mas mao nanya…. anak saya lulusan stip tp sy msh bingung strata B itu setara dengan S1 kah? dengan lulusan strata B apakah bisa melanjutkan S2 ??
    mohon balasany yahhh!!!!!1


    Wah, saya malah belum pernah dengar STARATA B, di Indonesia itu adanya STRATA 1 (S1), STRATA 2 (S2) dan STRATA 3 (S3). Jadi maaf saya tidak bisa menjawab bisa S2 atau tidak. Tapi kalau dilihat namanya STIP (Sekolah Tinggi), itu biasanya S1/Strata 1.

  • Makalah Pendidikan writes:
    May 29th, 20113:13 amat

    pertanyaan saya, apakah lulusan D4 dapat menjadi guru atau dosen? mohon infonya lebih lanjut. terima kasih


    Tentu saja bisa Pak. itu tergantung institusi yang merekrut.
    dosen-dosen di politeknik cukup banyak yang lulusan D4.
    cuma saat ini kebanyakan lowongan dosen harus S2 dulu, jadi kalau ingin jadi dosen, bisa lanjut S2 dulu.
    kalau daftar lulusan Diploma 3 yang jadi dosen bisa di lihat di tulisan di blog ini “Prospek Diploma Elektro UGM”
    tapi di PENS ITS saya lihat banyak juga yg masih D4 tapi sudah bisa jadi dosen, biasanya lulusan sendiri kalau bagus bisa langsung direkrut big grin

  • Hendrikus writes:
    June 9th, 20116:19 amat

    SENENG EMUIN NI ARTIKEL . . .
    TEMEN SAYA BEGITU NGOTOTNYA, BILANG KALO D4 ITU BEDA SAMA S1. . .
    KATANYA KALO D4 BLOM S1 . .
    TERNYATA MASI ADA YANG PERBANDANGAN SEMPIT TENTANG D4. . .


    Saya juga ikut senang big grin
    Secara kesiapan kerja, D4 lebih siap kerja dan lebih trampil daripada S1
    kalau di PNS D4 dan S1 sama-sama pangkatnya/golongannya 3A big grin

  • Gia writes:
    June 15th, 20114:56 amat

    wah, berguna sekali artikel ini. menambah wawasan saya. akan saya promosikan Diploma IV, karena orang awam hanya menganggap Diploma sebelah mata saja. Sukses selalu buat blog ini.. happy

  • mei writes:
    June 16th, 20113:37 pmat

    saya mau tanya nih apakah PUSPAR UGM untuk program pasca sarjana menerima lulusan D4 dari administrasi perhotelan? saya sangat tertarik dan begitu senang memdengar info dari bapak/ibu.
    terimakasih..


    Kalau dari websitenya S2 Kajian Pariwisata
    http://www.pasca.ugm.ac.id/id/stprogram_view.php?pr_id=21

    memang hanya disebutkan syarat pendaftar lulusan S1.
    namun sudah saya cek di http://www.daa.ugm.ac.id
    (Mbak Mei bisa cek sendiri di website tsb)

    Ada beberapa mahasiswa yang lulusan D4, cirinya gelarnya SST.Par (D4 Pariwisata), ada juga yang SET (D4 Ekonomi).

    jadi menurut saya boleh, kalau tidak boleh ya mbak Mei menunjukkan saja data di website tsb, kalau sudah pernah ada lulusan D4 yg diterima.

  • candra writes:
    July 4th, 20118:20 amat

    maaf mas kalau pertanyaan newbie bgt

    gini mau tanya kalau daftar d3 teknik sipil ugm sekarang(2011), kira” 3-4 tahun lagi ada d4 gak ya di ugm?


    tentang D4 teknik sipil, mohon maaf saya tidak bisa memperkirakan Dek, karena semua tergantung situasi kebijakan di UGM, tergantung siapa nanti pimpinannya dan kebijakannya.

    kalau d3 teknik sipil itu bagus nya lanjut d4 atau s1?


    kalau D3 ya sebaiknya lanjut ke D4, namun untuk saat ini memang D4 belum begitu dikenal perusahaan, jadi kalau ke S1 juga bagus dari sisi mencari kerja, kalau dari sisi keilmuan lebih bagus ke D4.

    trus satu lagi. mau tau prospek d3 atau d4 teknik sipil dong. soalnya saya liat di google. kok kebayakan pd bilang kalau diploma itu tugasnya gak jelas ya


    prospek Diploma cukup bagus, karena kebutuhan tenaga menengah cukup banyak. kerja diploma itu cukup jelas yaitu di posisi awal Teknisi/sekretaris, kalau S1/D4 kan diposisi awal Engineer/Staff. namun setelah bekerja beberapa lama sama saja nanti juga bisa naik ke posisi engineer/staff bahkan sampai ke General Manager, semua tergantung kebijakan perusahaanya (bisa dibaca di artikel blog ini tentang Boss saya dulu yg lulusan D3 tapi menjadi General Manager).

    D3 Sipil selain bekerja untuk orang bisa nanti berwiraswasta membuka usaha sendiri, misalnya menjadi pemborong, kalau sukses tentunya penghasilan lebih banyak daripada jadi pegawai yg digaji orang.

    untuk studi lanjut masih banyak tempat selain di UGM, khususnya di PTS.

  • candra writes:
    July 8th, 201110:51 amat

    nah gini sekarang pertanyaannya. kalau endingnya s1 kenapa harus repot” dan mahal” ke d3 ugm dulu?(dengan asumsi d4 ugm gak bakalan di buka dlm 3-4th lg)
    bingung nih kan daftaran d3 mau ditutup

  • Sapriyun Sihotang,S.ST,Pi.ANKAPIN I writes:
    July 22nd, 20119:15 pmat

    Saya adalah lulusan Sekolah Tinggi Perikanan(STP). Jakarta yang berdiri sejak tahun 1962, tepatnya pada tanggal 07-09-1962,yang semula bernama AUP AKADEMI USAHA PERIKANAN, BANYAK YANG MEMANDANG INSTITUSI KAMI SEBELAH MATA, KARENA MEREKA TAUNYA SEKOLAH TINGGI PERIKANAN HANYA TAU TENTANG IKAN TAPI ITU SALAH BESAR. KAMI MEMILIKI 5 PRODI. DIANTARANYA 1. TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN YANG SUDAH ADA SEJAK TAHUN 1962 YANG DIPERSIAPKAN UNTUK MENJADI PERWIRA DAN NAKHODA KAPAL-PERIKANAN YANG DIATUR LEBIH LANJUT DALAM PERATURAN PEMERINTAH 07 TAHUN 2000,(2) TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN,(3) MP MESIN PERIKANAN, YANG BERKAITAN DENGAN ME DLL DIKAPAL, (4) AKUAKULTUR.(5)PENGELOLAN SUMBERDAYA PERAIRAN.DI DALAM NEGERI LULUSAN KAMI SULIT UNTUK MELANJUTKAN KE S2 NAMUN DILUAR NEGRI DARI ANGKATAN PERTAMA(1)SAMPE SKEKARANG LULUSAN KAMI DIKENAL SEPERTI DI NORWEGIW, BELANDA,KOREA,JEPANG,USA,DLL MEREKA LEBIH TAU SEKOLAH KAMI KETIMBANG WARGA YANG ADA DISEKITAR KAMPUS KAMI YANG TERLETAK DIJALAN AUP NO.1 JAKARTA SELATAN,RT 01/RW 09.S1 TIDAKA TAU MENAU TENTANG BAGAI MANA CARA MEMBAWA KAPAL,ILMU PELAYARAN.ILMU PERBINTANGAN DALAM MENENTUKAN POSISI KAPAL APABILA TIDAK ADA ALAT-ALAT NAVIGASI MODEREN. JADI INTINYA DIPLOMA 4 SAMA DENGAN S-1, INGAT SAMA BUKAN SEJAJAR, JANGAN SUKA MEMBOLAK BALIK KALIMAT. TERIMAKASIH SEMOGA STAKE HOLDER YANG MEMBACA PADA TAU SUPAYA TIDAK MENTUTUP DIRI DENGAN LULUSAN DIPLOMA 4.

  • Sapriyun Sihotang,S.ST,Pi.ANKAPIN I writes:
    July 22nd, 20119:20 pmat

    Di Indonesia, pendidikan profesional berkelanjutan tak hanya sampai pada Diploma III (D-3), namun juga sampai Diploma IV (D-4). Pada tahun 2007 sekitar 50 persen di antara 26 politeknik negeri di tanah air memiliki program D-4 dengan jumlah mahasiswa cukup besar. Sistem pendidikan D-4 adalah paket dengan kelas kecil, maksimal 30 mahasiswa per kelas. Jumlah SKS yang mereka ambil pun sama dengan S-1, yakni 144. Bisa dikatakan, D-4 adalah program sarjana dengan muatan pendidikan praktik terjadwal yang sangat besar DIPLOMA 4 SAMA DENGAN S-1.

  • Sapriyun Sihotang,S.ST,Pi.ANKAPIN I writes:
    July 22nd, 20119:22 pmat

    Lulusan program Diploma-4 dan program sarjana menempuh studi selama empat tahun. Lantas, apa yang membedakan mereka?

    Sebelumnya, mari berkenalan dengan sistem pendidikan tinggi di Indonesia. UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003 pasal 19 menyatakan, pendidikan tinggi Indonesia mencakup pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor.

    Program diploma diselenggarakan berjenjang mulai dari diploma-1 hingga diploma-4. Lama masa studi program ini pun bervariasi mulai dari satu hingga empat tahun, tergantung program diploma yang diambil.

    Para lulusan program diploma biasanya menerima gelar Ahli Madya Terapan (AMd). Namun, khusus untuk program diploma-4, gelar alumninya adalah Sarjana Sains Terapan (SST). Gelar ini diberikan sesuai Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 178/U/2001 Tahun 2001 Tentang Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi Pasal 10 ayat 1.

    Dalam surat pemberitahuan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yang ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Djoko Santoso disebutkan, tidak ada perbedaan kualifikasi antara lulusan program sarjana maupun diploma-4.

    Lulusan kedua program ini menempuh masa studi yang sama dengan muatan kredit 144 sistem kredit semester (SKS).

    Surat tertanggal 14 April 2011 itu menyebutkan, yang membedakan mereka hanyalah jenis pendidikan yang mereka terima selama berkuliah. Program sarjana merupakan program akademik sementara program diploma berstatus sebagai program vokasional.

    Status kedua program pendidikan ini sesuai dengan amanat UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 pasal 20 yang menyatakan, perguruan tinggi dapat menyelenggarakan program akademik, profesi, dan/atau vokasi.

    Jadi, pilih D-4 atau S-1 sama saja, kok

  • Sapriyun Sihotang,S.ST,Pi.ANKAPIN I writes:
    July 22nd, 20119:30 pmat

    PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN
    tentang Statuta Sekolah Tinggi Perikanan

    http://www.ziddu.com/download/7024323/PER-20-MEN-2006.pdf.html

  • Sapriyun Sihotang,S.ST,Pi.ANKAPIN I writes:
    July 22nd, 20119:40 pmat

    PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER. 20/MEN/2006
    TENTANG STATUTA SEKOLAH TINGGI PERIKANAN

    http://www.ziddu.com/download/7024323/PER-20-MEN-2006.pdf.html

  • Ahmad writes:
    September 3rd, 20112:39 amat

    Saya mau tanya niy…denger2 D4 UGM belum ada kabar kapan bukanya. Saya denger kalo di luar negeri udah banyak buka D3

    Mungkin Anda tau, untuk lulusan D3 kalau mau lanjut ke luar negeri gimana? Apakah ada semacam D4 di luar negeri?

    Kalau misal ada, apakah lulusan D3 dalam negeri lanjut ke D4 atau S1? berapa lama masa studinya? Tolong dijelaskan.

    Terima kasih sebelumnya


    di luar negri dari dulu sudah banyak D3, pendidikan D3 kita kan mencontoh Jerman, di Jerman ada sekolah Vokasi (FH) dan Universitas.
    FH di Jerman mirip dg D4, kuliah selama 4 tahun degan gelar Diplom (FH) yg setara dg S1, sedangkan Universitas gelarnya Diplom (Univ.) yg setara S2, BJ Habibie punya gelar Dipl.Ing dari Universitas. FH ini juga ada di beberapa negara eropa dan dunia lainnya. (lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Vocational_university)

    Di beberapa negara, S1 mereka hanya 3 tahun, seperti di India, Iceland, Canada, Inggris dan New Zealand serta beberapa Univ. di Australia..jadi ada kemungkinan D3 Indonesia bisa langsung S2 atau lanjut ke Graduate diploma (G.Dip), tapi saya belum cek infonya, bisa anda googling sendiri.

    di Jepang juga ada semacam politeknik (College of Technology), sekolah 5 tahun dari SMP, setelah lulus bisa lanjut ke S1 dan diterima sebagai mahasiswa tahun ke 3 (semacam alih jalur di indonesia sebelum diganti ekstensi)

    Di Australia ada jurusan S2 yg bisa langsung menerima lulusan D3, tetapi dengan pengalaman kerja.
    D3 bisa juga masuk ke Graduate Certificate (1 semester) atau Graduate Diploma (2 semester), kemudian lanjut ke Master.
    dari D3 ke Master lama studi bisa 1.5 tahun, dg rincian ambil Master yg 1 tahun, di tambah Graduate 1 Semester.

    Yang saya tahu langsung, Di Thailand, temen S2 saya dulu dari D2 terus lanjut S1 dan kemudian S2. Di Jepang kawan saya lulus dari D3 di Indonesia langsung S2 tapi sebelum selesai sudah di upgrade ke program S3 dan sudah lulus.

    jadi di LN untuk lanjut bisa beda-beda, tergantung negara dan Universitasnya, ada yg masuk ke tahun ke 3 S1 (S1 di LN 4 tahun), ada yang masuk ke Graduate Diploma, ada yang langsung S2, bahkan ada yg bisa langsung S3. intinya: langsung saja kontak Universitas yang dituju, car-cari program di Universitas tsb. langsung saja buka website univ. tsb.

  • Ahmad writes:
    September 4th, 20117:05 amat

    Melanjutkan pertanyaan saya di atas…

    Saya mau tanya D3 UGM apakah bisa transfer ke PT swasta dengan jurusan sama? Statusnya masih mahasiswa (belum lulus)


    Kalau soal ini tergantung kebijakan masing-masing PTS, Hubungi saja pihak PTS yang dituju.
    Adek saya dulu dari D2 bisa transfer ke S1, di salah satu PTS di Solo.

  • adit writes:
    September 15th, 20113:53 amat

    saya mau tanya..saya saat ini adalah mahasiswa D3..dan ingin melanjutkan ke s1/D4 di luar negeri..bisa beri tau infonya??..karena saya mencari d google susah ga ktemu2x…
    saya saat ini mahasiswa D3 T.Elektro ITS…
    terima kasih


    jawabannya sudah saya tulis di link di bawah ini Mas
    http://tatok.blog.ugm.ac.id/2011/09/17/di-mana-lulusan-d3-bisa-lanjut-sekolah/

  • faizal writes:
    September 19th, 20116:43 pmat

    saya lulusan D4 perhotelan kalo pengen melanjutkan ke jenjang S2 ekonomi diuniversitas mana diindonesia yg bisa ya? trus gelarnya jadi apa? gelar yg skrg Amd.Par apakah akan menjadi Amd.Par,MM


    Mungkin bisa dicoba ke Magister Manajemen, ada di banyak PTN dan PTS yang menyelenggarakan.
    gelar D4 seharusnya SST/S.Si.T, kalau A.Md. Par itu setahu saya sepertinya gelar D3.
    kalau ambil MM ya gelarnya jadi A.Md.Par, MM atau MMnya saja.

    -goodluck-

  • Tas Wanita writes:
    October 13th, 201110:07 pmat

    izin meng copy tuk di kirem ke rekan..

    silakan

  • IRA writes:
    November 18th, 20116:52 amat

    jadi kalo dari D4 mau mensetarakan s1 di universitas negeri bisa gak,
    soalnya mau masuk ptpn harus s1 smentara saya msh berpendidikan D4 jurusan perkebunan,
    kira-kira kalau bisa butuh waktu pendidikan berapa lama ya????
    mohon jawabannya ya…
    saya mahasiswi di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan(STIPAP) Medan.

    D4 kan sudah setara dengan S1, jadi tidak perlu disetarakan lagi. seharusnya D4 juga bisa masuk karena di lowongan PNS biasanya selalu menyebautkan S1/D4, dan D4 sama dengan S1 yaitu golongan 3A waktu pertama masuk.
    Coba tanya lagi ke PTPN, karna menurut Surat Edaran DITJEN DIKTI tentang Kesetaraan Kualifikasi D-IV dengan S-1(bisa dilihat di http://jas.eepis-its.edu/?page_id=17), maka D4 setara dengan S1, kalau PTPN tidak mau menerima, maka bisa melanggar Surat Edaran Dirjen DIKTI, juga KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 234/U/2000 TENTANG PEDOMAN PENDIRIAN PERGURUAN TINGGI.

    Anda bawa saja print-out Keputusan Mendiknas dan Surat Edaran Dikjen Dikti kalau ditolak waktu mendaftar ke PTPN

    -goodluck-

  • oji writes:
    November 28th, 201112:32 amat

    numpang nanya nih..
    labih bagus yang mana y D3 ke D4 tapi program yang diinginkan blom ada tapi masih satu jurusan atau D3 ke S1
    trus kalo D3 teknik sipil dari politeknik bisa ngga ke jurusan S1 arsitektur di ui/itb


    kalau belum ada, tentu bagusan yang sudah ada. D4/Sarjana Terapan memang saat ini sedang dalam perjuangan karena belum banyak dikenal, karena itu lulusan saat ini mungkin perlu usaha lebih keras memperkenalkan diri, sebagaimana dulu D3 juga tidak dikenal karena baru, dulu adanya S0/sarjana muda. Sekarang D3 sudah dikenal, yang masuk D3 sekarang sudah enak. Nah demikian kondisi D4/Sarjana Terapan Sekarang

    di arsitektut ITB tidak menerima ekstensi/alih jalur, kalau UI saya kurang tahu, tapi mungkin bisa saja, dengan SKS yang harus diambil mungkin lebih banyak. untuk lebih jelasnya coba hubungi UI langsung.

  • gaha writes:
    November 30th, 201110:27 pmat

    tolong kasih tau dong universitas mana aja yang bisa nerima lulusan D4 teknik sipil,
    kemaren saya telpon ugm, ternyata udah gak bisa lagi sad

    mohon infonya dong

    UGM sedang diusahakan ada D4 dan ekstensi S1 Mas, kawan-kawan D3 lagi demo dan katanya Senat sudah mengijinkan, ya doakan saja ada secepatnya.
    kalau ekstensi non UGM ada di banyak PTS dan PTN luar jawa. kalau yg di jawa coba tanyakan ke ITS-UI-Unibraw dsb
    D4 Sipil, saya kurang tahu tapi bisa ditanyakan ke Politeknik yang membuka d4 seperti Poltek padang (CMIIW)

  • yudhi writes:
    December 6th, 20113:21 pmat

    saya lulusan D3 Arsitektur Undip trus melanjutkan S1 ekstensi arsitektur di UGM.sdh bkerja 6 th d jkt. skr sya mau melanjutkan S2 arsitektur di UGM dgn harapan ingin menjadi dosen di PTN. yang ingin saya tanyakan apakah setelah lulus S2 saya boleh melamar menjadi dosen di PTN? apakah yang di prioritaskan dari S1 reguler yang lanjut ke S2?

    trimakasih bayak atas informasinya.

    Tergantung kebijakan perekrutnya Mas. Di UGM banyak juga dosen yang asalnya dari D3 lalu ekstensi, khususnya di Sekolah Vokasi, malah mayoritas dosennya lulusan D3. kalau di program S1 saya lihat ada di FK, jurusan keperawatan, Gizi dan sejenisnya.
    kalau PTN lain, saya lihat juga banyak. banyak lulusan D3 UGM yang jadi dosen di PTN lain, selain di UGM sendiri.
    Prioritas…itu tentunya tergantung perekrut. kalau di UGM, untuk Sekolah Vokasi, tentu malah prioritasnya lulusan Diploma Vokasi sendiri.

    Bisa juga melamar ke PTN yang berbentuk politeknik, saya lihat dosen-dosennya banyak yang estensi S1 atau D4/sarjana Terapan

  • roshiido writes:
    December 19th, 20114:59 amat

    Mas saya mahasiswa UGM D3 Bahasa Jepang,.. karena program yang saya tempuh sekarang Diploma/Terapan,maka Jika benar UGM segera membuka Alih Jalur ke S1 Juga D4, prospek kedepan nya untuk meraih kerja lebih baek memilih D4/S1 mas? karena kalo setahu saya , jika kita mengikuti Alih Jalur, kita banyak SKS yang belum diambil y? sdngkan kalo kita memilih D4 maka kita butuh berapa lama waktu study ke jenjang D4 ny? terimksh sblmny,


    kalau untuk keahlian , saya kira lebih bagus D4. jadi kalau cita-cita ingin kerja profesional ya idealnya di D4. tapi kalau ingin lanjut sekolah dan jadi peneliti atau dosen, bags di S1.
    Namun saat ini D4 belum banyak di kenal, jadi perlu usaha ekstra memperkenalkan diri dibanding S1 yang sudah mapan.
    Pendirian D4 di UGM tetntu membutuhkan sarana dan prasarana yg cukup, saya kira baru Diploma Teknik dan Diploma Ekonomi yang mampu secara fasilitas dan SDmnya, untuk saat ini.

  • deeshanty writes:
    January 30th, 20129:10 amat

    Saya adalah mahasiswa D4 MICE politeknik negeri jakarta. Saya perlu bantuan info S2 di ITB magister pariwisata apakah bisa menerima D4 MICE? selain itu juga saya berniat mengambil S2 di luar negeri, apakah harus satu jalur dengan jurusan yang saat ini saya ambil, jika tidak, bisa tolong untuk mereferensikan negara mana yang dapat menerima lulusan dari D4 MICE. Terimakasih.

    ITB sudah secara resmi menerima lulusan D4, berdasar surat tsb tentunya boleh.
    untuk S2 di LN maupun DN tidak harus satu jalur, tapi sebaiknya sejalur atau paling tidak beririsan/bersinggungan, karna cukup berat S2 di bidang yang sangat baru, terutama teorinya, karna harus lebih banyak usaha untuk memahami


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Spam Protection by WP-SpamFree

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
FireStats icon Powered by FireStats